Nice homework #1
Bismillahirrohmanirrohim
Universitas
Kehidupan? Jurusan yang di pilih apa?
Jujur selama 28th
ini baru kali ini saya membaca kata Universitas Kehidupan,
Lantas apa
Universitas ini dalam benak saya?
Apa yang akan
yang akan diajarkan disana?
Apa perlu saya
apply disana?
Lantas benefit
apa yang akan saya terima?
Lantas Jurusan nya ada apa saja?
Jika saya lulus
dari Universitas ini apakah ada perusahaan yang ingin memperkerjakan saya?
Karena mayoritas orang kuliah dan menuntut
ilmu hanya untuk ticket masuk ke perusahaan yang dituju.
Dear sahabat ku,
ternyata Universitas ini bukan seperti Universitas pada umumnya. Kenapa? Karena
disini kita akan ditanya balik "apa tujuan hidupmu?"
Karena dari
tujuan itulah sahabat semua dapat menentukan Jurusan yang akan di ambil. Yah
sesuai dengan tujuan hidup kita. Lantas saya sudah kah memilih untuk Diri saya
sendiri???
Sebelum saya
jawab, saya ingin menjabarkan sedikit alasan saya gabung ke IIP ini.
Saya ingin
UPGRADE DIRI untuk apa? Untuk dapat mencapai GOAL KEHIDUPAN saya. Lantas apa
GOAL KEHIDUPAN saya?
" IBU
PROFESIONAL" (versi keluarga saya)
Sejauh ini dibayangan
saya IBU PROFESIONAL itu adalah Ibu yang menjalani tugas dan kewajibannya
sesuai fitrah nya.
🌼
Menjadi role model terbaik untuk generasi penerusnya baik secara ilmu mau pun
dari sisi akhlak
🌼
Istri Sholeha yang senantiasa mencari ridho suami
🌼
Membersamai anak sesuai fitrah dan memberikan pendidikan serta akhlak terbaik
untuk generasinya
🌼
Ibu yang dapat menebarkan ke baikan bagi sekelilingnya tanpa melupakan fitrah
nya sebagai istri dan ibu
🌼
Anak dan menantu yang berbakti terhadap orang tua
🌼
Ibu yang masih dapat berkarya tanpa melupakan kewajiban atas keluarga
🌼
Ibu yang dengan naik turunnya ritme kehidupan masih dapat ikhlas, ikhtiar,
bersabar dan kuat walaupun sebenarnya hati ibu tidak sekuat itu
🌼
Dari ibu yang professional akan lahir anak2 yang syurga yang luar biasa.
Lantas ada kah
Jurusan itu beberapa goal diatas?
Alhamdulillah
ada, dan saya putuskan saya ingin memilih menjadi IBU PROFESIONAL yang mampu
berkarya mesti diranah domestic. Karena yakin lah ridho Allah ada di ridho suami.
Dulu saya sering
berfikir jika saya tidak bekerja bagaimana ekonomi keluarga kami karena sejak
usia kecil saya sudah turut serta membantu orangtua saya mencari rupiah.
Kemudian setelah lulus SMA saya putuskan untuk bekerja 2008 -2018 sudah saya
habiskan di Pabrik menjadi staff admin di 2 pabrik. Apa saya puas dengan jalan
hidup saya ? tidak namun saya tetap bersyukur walaupun hidup saya tidak mewah tapi
alhamdulilah sudah bisa mandiri dan tidak merepotkan orang tua dengan biaya ini
itu.
Tapi dihati ini
ada rasa kekurangan yang amat sangat, apalagi sejak pernikahan pertama yang
hanya bertahan 1 tahun, saya serasa jatuh kedalam jurang, saya seperti wanita
yang tidak punya arah, Allah punya rencanaNya sendiri, tidak mungkin ada cita2
seorang wanita yang menginginkan pernikahannya hanya bertahan kurang dari
1tahun. Tapi inilah jalan yang harus saya tempuh, sekarang tinggal membenahi
hati dan membenahi akhlak bagaimana caranya anak saya mampu saya didik agar
jauh lebih baik dari saya.
Sebelum menikah
dan memiliki anak, rasanya saya tidak butuh ilmu2 parenting tidak perlu kajian2
tentang bagaimana menjadi orang tua, tapi sejak merasakan hamil, melahirkan
tentu saja saya tidak ingin anak saya meniru saya saat belum menjadi role model
yang baik dan patut dicontoh, sejak itu saya berusaha memperbaiki diri,
berusaha menerima keadaan saya dan berusaha menjadi single parent untuk putri
saya. Akhirnya bertemu dengan IIP ini bagaikan menemukan mata air dipadang yang
tandus, tak akan saya lewati kesempatan ini.
Menuntut ilmu
adalah salah satu cara meningkatkan kemuliaan hidup kita, maka carilah dengan
cara – cara yang mulia.
Strategi kedepannya
untuk mengikuti “Universitas Kehidupan” ini adalah dengan
ü
mempelajari dan mengamalkan adab menuntut ilmu
terlebih dahulu
ü
konsisten mengikuti semua kelas dan tahapan2
ü
ON TIME mengikuti semua diskusi dan submit semua
tugas
ü
Mengosongkan gelas agar dapat menerima masukan2
dan kajian2 yang baru
ü
Menerima saran dan masukan dari semua pihak
ü
Tidak menyalahgunakan wadah belajar ini untuk
hal2 yang dapat merugikan org lain
ü
Ikhlas dan mau membersihkan jiwa dari hal2 yang
buruk agar ilmu atau cahaya itu dapat masuk kedalam hati
ü
Menghargai semua pihak baik teman sesama
pembelajar, fasil, observer, narasumber dll
Apalah artinya
sebuah strategi jika tidak dilaksanankan, maka dari itu strategi ini saya
jadikan acuan untuk kedepannya semoga dengan kondisi kelas yang sekarang saya
yakin jalan pembelajaran ini akan berjalan serempak beriringan dikarenakan
tenggang rasa antar sesame pembelajar di kelas kami.
Adab menuntut
ilmu ini akan erat berkaitan dengan keberkahan sebuah ilmu, sehingga
mendatangkan manfaat bagi hidup kita dan umat.
Berbicara soal “Adab
dalam menuntut Ilmu” disini ditekankan bahwa adab itu tidak dapat diajarkan
namun adab dapat ditularkan dari 1 orang ke orang lain, dari 1 komunitas ke
komunitas lain.
Mengapa kita
perlu adab dalam menuntut ilmu ? saya pun heran kenapa Materi pertama tentang “adab”
sekrusial itukah “bobot adab” dalam menuntut ilmu ? jadi adab itu syarat wajib
dalam menuntut ilmu ?
Setelah membaca
berulang2 tentang adab menuntut ilmu saya baru menyadari ternyata dengan adab
yang baik ilmu yang kita pelajari dapat kita terima dan dapat bermanfaat baik
untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.
Adab ini tata karma
yang harus dimiliki para pembelajar agar tercipta pola harmonis baik secara
vertical maupun horizontal.
Sehingga saya
tahu apa yang wajib saya lakukan dan apa saja yang tidak bole saya lakukan, ini
adalah sebagai pengingat untuk saya agar ;
o
Tidak sembarangan share info tanpa tahu
kebenarannya
o
Tidak sembarangan share info tanpa mencantumkan
penulisnya
o
Tidak merasa saya sudah tahu dan tidak perlu
info ini
o
Tidak menyela ataupun memotong pembicaraan orang
lain tanpa izin
o
Tidak mengacuhkan jalannya proses belajar
mengajar,tugas maupun diskusi
o
Bersikap seobjektif mungkin dan tidak membela
salah satu pihak
o
Tidak menyinggung ras dan tidak diskriminasi
terhadap semua pihak.
mari kita MENUNTUT ILMU untuk UPGRADE DIRI dengan tidak melupakan ADAB MENUNTUT ILMU agar ILMU yang kita peroleh dapat BERFAEDAH bagi DIRI SENDIRI maupun untuk ORANG LAIN
with love,
Mom Skye
Tidak ada komentar:
Posting Komentar