Jumat, 03 Agustus 2018

Nice Homework 1

Nice homework #1

Bismillahirrohmanirrohim

Universitas Kehidupan? Jurusan yang di pilih apa?
Jujur selama 28th ini baru kali ini saya membaca kata Universitas Kehidupan,
Lantas apa Universitas ini dalam benak saya?
Apa yang akan yang akan diajarkan disana?
Apa perlu saya apply disana?
Lantas benefit apa yang akan saya terima?
 Lantas Jurusan nya ada apa saja?
Jika saya lulus dari Universitas ini apakah ada perusahaan yang ingin memperkerjakan saya?
 Karena mayoritas orang kuliah dan menuntut ilmu hanya untuk ticket masuk ke perusahaan yang dituju.

Dear sahabat ku, ternyata Universitas ini bukan seperti Universitas pada umumnya. Kenapa? Karena disini kita akan ditanya balik "apa tujuan hidupmu?"
Karena dari tujuan itulah sahabat semua dapat menentukan Jurusan yang akan di ambil. Yah sesuai dengan tujuan hidup kita. Lantas saya sudah kah memilih untuk Diri saya sendiri???



Sebelum saya jawab, saya ingin menjabarkan sedikit alasan saya gabung ke IIP ini.
Saya ingin UPGRADE DIRI untuk apa? Untuk dapat mencapai GOAL KEHIDUPAN saya. Lantas apa GOAL KEHIDUPAN saya?

" IBU PROFESIONAL" (versi keluarga saya)

Sejauh ini dibayangan saya IBU PROFESIONAL itu adalah Ibu yang menjalani tugas dan kewajibannya sesuai fitrah nya.
🌼 Menjadi role model terbaik untuk generasi penerusnya baik secara ilmu mau pun dari sisi akhlak
🌼 Istri Sholeha yang senantiasa mencari ridho suami
🌼 Membersamai anak sesuai fitrah dan memberikan pendidikan serta akhlak terbaik untuk generasinya
🌼 Ibu yang dapat menebarkan ke baikan bagi sekelilingnya tanpa melupakan fitrah nya sebagai istri dan ibu
🌼 Anak dan menantu yang berbakti terhadap orang tua
🌼 Ibu yang masih dapat berkarya tanpa melupakan kewajiban atas keluarga
🌼 Ibu yang dengan naik turunnya ritme kehidupan masih dapat ikhlas, ikhtiar, bersabar dan kuat walaupun sebenarnya hati ibu tidak sekuat itu
🌼 Dari ibu yang professional akan lahir anak2 yang syurga yang luar biasa.



Lantas ada kah Jurusan itu beberapa goal diatas?

Alhamdulillah ada, dan saya putuskan saya ingin memilih menjadi IBU PROFESIONAL yang mampu berkarya mesti diranah domestic. Karena yakin lah ridho Allah ada di ridho suami.

Dulu saya sering berfikir jika saya tidak bekerja bagaimana ekonomi keluarga kami karena sejak usia kecil saya sudah turut serta membantu orangtua saya mencari rupiah. Kemudian setelah lulus SMA saya putuskan untuk bekerja 2008 -2018 sudah saya habiskan di Pabrik menjadi staff admin di 2 pabrik. Apa saya puas dengan jalan hidup saya ? tidak namun saya tetap bersyukur walaupun hidup saya tidak mewah tapi alhamdulilah sudah bisa mandiri dan tidak merepotkan orang tua dengan biaya ini itu.
Tapi dihati ini ada rasa kekurangan yang amat sangat, apalagi sejak pernikahan pertama yang hanya bertahan 1 tahun, saya serasa jatuh kedalam jurang, saya seperti wanita yang tidak punya arah, Allah punya rencanaNya sendiri, tidak mungkin ada cita2 seorang wanita yang menginginkan pernikahannya hanya bertahan kurang dari 1tahun. Tapi inilah jalan yang harus saya tempuh, sekarang tinggal membenahi hati dan membenahi akhlak bagaimana caranya anak saya mampu saya didik agar jauh lebih baik dari saya.
Sebelum menikah dan memiliki anak, rasanya saya tidak butuh ilmu2 parenting tidak perlu kajian2 tentang bagaimana menjadi orang tua, tapi sejak merasakan hamil, melahirkan tentu saja saya tidak ingin anak saya meniru saya saat belum menjadi role model yang baik dan patut dicontoh, sejak itu saya berusaha memperbaiki diri, berusaha menerima keadaan saya dan berusaha menjadi single parent untuk putri saya. Akhirnya bertemu dengan IIP ini bagaikan menemukan mata air dipadang yang tandus, tak akan saya lewati kesempatan ini.
Menuntut ilmu adalah salah satu cara meningkatkan kemuliaan hidup kita, maka carilah dengan cara – cara yang mulia.


Strategi kedepannya untuk mengikuti “Universitas Kehidupan” ini adalah dengan
ü  mempelajari dan mengamalkan adab menuntut ilmu terlebih dahulu
ü  konsisten mengikuti semua kelas dan tahapan2
ü  ON TIME mengikuti semua diskusi dan submit semua tugas
ü  Mengosongkan gelas agar dapat menerima masukan2 dan kajian2 yang baru
ü  Menerima saran dan masukan dari semua pihak
ü  Tidak menyalahgunakan wadah belajar ini untuk hal2 yang dapat merugikan org lain
ü  Ikhlas dan mau membersihkan jiwa dari hal2 yang buruk agar ilmu atau cahaya itu dapat masuk kedalam hati
ü  Menghargai semua pihak baik teman sesama pembelajar, fasil, observer, narasumber dll
Apalah artinya sebuah strategi jika tidak dilaksanankan, maka dari itu strategi ini saya jadikan acuan untuk kedepannya semoga dengan kondisi kelas yang sekarang saya yakin jalan pembelajaran ini akan berjalan serempak beriringan dikarenakan tenggang rasa antar sesame pembelajar di kelas kami.
Adab menuntut ilmu ini akan erat berkaitan dengan keberkahan sebuah ilmu, sehingga mendatangkan manfaat bagi hidup kita dan umat.
Berbicara soal “Adab dalam menuntut Ilmu” disini ditekankan bahwa adab itu tidak dapat diajarkan namun adab dapat ditularkan dari 1 orang ke orang lain, dari 1 komunitas ke komunitas lain.
Mengapa kita perlu adab dalam menuntut ilmu ? saya pun heran kenapa Materi pertama tentang “adab” sekrusial itukah “bobot adab” dalam menuntut ilmu ? jadi adab itu syarat wajib dalam menuntut ilmu ?

Setelah membaca berulang2 tentang adab menuntut ilmu saya baru menyadari ternyata dengan adab yang baik ilmu yang kita pelajari dapat kita terima dan dapat bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.
Adab ini tata karma yang harus dimiliki para pembelajar agar tercipta pola harmonis baik secara vertical maupun horizontal.
Sehingga saya tahu apa yang wajib saya lakukan dan apa saja yang tidak bole saya lakukan, ini adalah sebagai pengingat untuk saya agar ;
o   Tidak sembarangan share info tanpa tahu kebenarannya
o   Tidak sembarangan share info tanpa mencantumkan penulisnya
o   Tidak merasa saya sudah tahu dan tidak perlu info ini
o   Tidak menyela ataupun memotong pembicaraan orang lain tanpa izin
o   Tidak mengacuhkan jalannya proses belajar mengajar,tugas maupun diskusi
o   Bersikap seobjektif mungkin dan tidak membela salah satu pihak
o   Tidak menyinggung ras dan tidak diskriminasi terhadap semua pihak. 

mari kita MENUNTUT ILMU untuk UPGRADE DIRI dengan tidak melupakan ADAB MENUNTUT ILMU agar ILMU yang kita peroleh dapat BERFAEDAH bagi DIRI SENDIRI maupun untuk ORANG LAIN

with love,
Mom Skye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar